Kontingen Festival Bahasa IBU ( FTBI ) Kabupaten Pekalongan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025 telah dilaksanakan di Surakarta pada 14—16 Oktober 2025. pada 14—16 Oktober 2025.
Kontingen FTBI Kabupaten Pekalongan terdiri dari peserta didik tingkat SD dan SMP yang hasil seleksi FTBI tingkat kabupaten.
Acara ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta.
Dalam FTBI 2025 ini, berhasil dipecahkan rekor Muri untuk penulisan geguritan terbanyak.
FTBI diadakan untuk melestarikan dan memperkenalkan bahasa ibu, khususnya bahasa Jawa, kepada generasi muda.
Rabu, 15 Oktober 2025
Rabu, 3 September 2025
Kajen, 1 Oktober 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengadakan Upacara mangayubagyo sekaligus menyaksikan Festival Dalang Anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Festival di ikuti oleh 8 ( delapan ) anak usia SD dan 4 ( empat ) anak Usia SMP siswa siswa SD dan SMP di Kabupaten Pekalongan. dari kontestan yang terbaik pertama akan mewakili Kabupaten ke Festival dalang anak tingkat provinsi Jawa Tengah
Kamis, 2 Oktober 2025
Sekretaris DInas Pendidikan dan Kebudayaan Didin Nasruddin, SH., M.SI membuka pelatihan Tutor Kesetaraan tingkat Kabupaten Pekalongan. Pelatihan yang bertemakan Deep learning Pedoman Pembelajaran dan Asesmen (PPA) pada Tutor Kesetaraan Kabupaten Pekalongan di ikuti oleh semua tutor dari masing-masing PKBM yang ada di Kabupaten Pekalongan
Kamis, 4 September 2025
Kamis, 31 Juli 2025
Rabu, 30 Juli 2025
Sekda Pekalongan Tekankan Integritas dan Respons Cepat dalam Apel Dindikbud
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menghadiri apel pagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) pada Senin, 28 Juli 2025. Dalam arahannya, beliau menekankan tiga poin utama: penguatan integritas, kajian kebijakan lima hari sekolah, dan penanganan aduan masyarakat.
"Pembacaan Panca Prasetya Korpri setiap Senin wajib dilakukan dan setiap jam 10 untuk diperdengarkan lagu Indonesia Raya untuk memupuk semangat pelayanan publik," tegas Sekda. Ia juga meminta Dindikbud melakukan kajian komprehensif sebelum menerapkan kebijakan lima hari sekolah.
Isu kekurangan pegawai dan sarana prasarana di sekolah tertinggal turut menjadi perhatian. "Segera tindaklanjuti aduan masyarakat untuk hindari dampak negatif di media sosial," pesannya.
Apel pagi ini dihadiri seluruh jajaran Dindikbud sebagai bentuk komitmen mendukung program strategis daerah.
Selasa, 29 Juli 2025