MAPSI tahun 2025
https://www.instagram.com/dindikbud.pekalongankab/
MAPSI tahun 2025
https://www.instagram.com/dindikbud.pekalongankab/
Kontingen Kabupaten Pekalongan mengikuti Jambore Tingkat Provinsi dengan baik serta berhasil meraih dua penghargaan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Kab. Pekalongan, para pembina, pendamping, peserta, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan semangat selama kegiatan berlangsung. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Non formal Kab. Pekalongan dan semangat kepramukaan di Kabupaten Pekalongan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam sikap, perkataan, maupun tindakan dari seluruh anggota kontingen. Semoga silaturahmi yang telah terjalin semakin erat Dan Dapat Meningkatkan Pendidikan Non Formal di Kab. Pekalongan
Minggu, 28 Juni 2026
PEKALONGAN EDU-SUMMIT 2026
FORUM DIALEKTIKA MUTU GURU TAHUN 2026
Tantangan besar dunia Pendidikan yang tidak bisa kita abaikan.
Pertama, adalah Revolusi Digital. Anak-anak didik kita adalah "digital native", mereka lahir di era teknologi. Pertanyaannya, apakah kita sebagai pendidik mampu beradaptasi dan tidak tertinggal oleh zaman? Transformasi digital bukanlah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan bagi kita semua .
Kedua, adalah soal Kesejahteraan dan Kesejahteraan Hati. Kita semua tahu bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi menjadi pahlawan tidak berarti harus menderita. Kesejahteraan guru dalam arti luas—baik finansial maupun mental—adalah fondasi utama untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat. Kita ingin guru-guru kita mengajar dengan hati yang senang, bukan karena terpaksa.
Ketiga, adalah Penguatan Karakter. Kita tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademis, tetapi juga manusia berintegritas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Inilah mengapa sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan sangat vital, sebagaimana tertuang dalam visi besar kita bersama .
Oleh karena itu, forum "Pekalongan Edu-Summit" hari ini adalah jawaban atas tantangan tersebut. Kita tidak ingin kebijakan dibuat di balik meja tanpa tahu realita di lapangan. Karena itu, Bapak Saya hadir di tengah-tengah bapak dan ibu sekalian, untuk mendengar langsung, untuk berdiskusi, dan untuk bersama-sama merumuskan solusi. Jangan pernah segan untuk menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan riil di sekolah masing-masing, karena perubahan besar selalu dimulai dari satu ide hebat dan sosok guru yang berani melangkah di baliknya .
Selasa, 23 Juni 2026
Kajen, 15 Juni 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan Jambore Kesetaraan tahun 2026, yang di selenggarakan pada tanggal 12 - 14 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Linggo Asri Kecamatan Kajen - Kabupaten Pekalongan, pada jambore tahun ini merupakan rangkaian kegiatan dalam bentuk perkemahan yang di laksanakan selama 3 hari dengan melakukan serangkaian kegiatan perkemahan dan lomba-lomba yang di ikuti oleh seluruh perserta jambore. ada 6 lomba yang di gelar yaiitu : Lomba Orasi Kebangsaaan Putra dan Putri, Lomba Menyanyi bersambung Putra dan Puri, lomba poster Putra dan Puri , lomba hasta karya Putra dan Puri, lomba yel-yel Putra dan Puri serta lomba Tutor paket A dan Paket B tujuan diadaknya Jambore adalah mengasah dan menambah pengetahuan, ketrampilan, dan karakter peserta didik tidak saja melalui kegiatan di dalam ruangan tetapi juga di luar ruangan. Oleh sebab itu, jambore kesetaraan ini menjadi penting dalam rangka membekali peserta didik khusunya peserta didik kesetaraan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik kesetaraan baik kejar paket B maupun C.
Senin, 15 Juni 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Kholid, menjelaskan bahwa PKD tahun ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Beragam kegiatan turut meramaikan acara, seperti workshop dan pementasan sintren massal, lomba dalang anak, lomba menggambar dan mewarnai, hingga pameran seni budaya dan ekonomi kreatif.
“Kami ingin memastikan generasi muda mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa melupakan akar budaya yang menjadi identitas mereka,” ungkap Kholid.
Ia juga menyampaikan sejumlah capaian daerah, di antaranya keberhasilan SMP Negeri 2 Kajen meraih Juara 1 Nasional Sekolah Adiwiyata, serta penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik di Jawa Tengah dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah warisan budaya yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, meliputi Seni Sintren, Apem Kesesi, Seni Gendhuwangan, Tata Rias Pengantin Srimpi Priyayi, serta tradisi Selamatan Giling Tebu PG Sragi.
Usai pembukaan, Plt Bupati bersama jajaran Forkopimda meninjau berbagai stan pameran yang menampilkan produk unggulan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pelestarian budaya sekaligus menggerakkan potensi ekonomi kreatif daerah
Jumat, 1 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan menggelar penganugerahan apresiasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tingkat Kabupaten Pekalongan serta Penghargaan Mabigus dan Pembina Pramuka Berprestasi Kwarcab Kabupaten Pekalongan Tahun 2026.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, didampingi Forkopimda dalam acara yang diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kajen. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 terdiri dari penghargaan Dedikatif Guru TK, Dedikatif Pendidik PAUD (KB/TPA/SPS), Dedikatif Guru SD, Dedikatif Guru SMP, Dedikatif Kepala TK, Dedikatif Kepala Satuan PAUD (KB/TPA/SPS), Dedikatif Kepala SD, Dedikatif Kepala SMP, Dedikatif Pengawas TK/SD/SMP, serta Transformatif Pengawas TK/SD/SMP dan penghargaan di bidang kepramukaan meliputi Pembina Pramuka Berprestasi tingkat SD/MI dan SMP/MTs, serta Mabigus Berprestasi tingkat SD/MI dan SMP/MTs.
penganugerahan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur atas peringatan Hardiknas sekaligus upaya melestarikan kebudayaan daerah.
Jumat, 1 Mei 2026
Kontingen Kabupaten Pekalongan mengikuti Jambore Tingkat Provinsi dengan baik serta berhasil meraih dua penghargaan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Kab. Pekalongan, para pembina, pendamping, peserta, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan semangat selama kegiatan berlangsung. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Non formal Kab. Pekalongan dan semangat kepramukaan di Kabupaten Pekalongan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam sikap, perkataan, maupun tindakan dari seluruh anggota kontingen. Semoga silaturahmi yang telah terjalin semakin erat Dan Dapat Meningkatkan Pendidikan Non Formal di Kab. Pekalongan
Minggu, 28 Juni 2026
PEKALONGAN EDU-SUMMIT 2026
FORUM DIALEKTIKA MUTU GURU TAHUN 2026
Tantangan besar dunia Pendidikan yang tidak bisa kita abaikan.
Pertama, adalah Revolusi Digital. Anak-anak didik kita adalah "digital native", mereka lahir di era teknologi. Pertanyaannya, apakah kita sebagai pendidik mampu beradaptasi dan tidak tertinggal oleh zaman? Transformasi digital bukanlah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan bagi kita semua .
Kedua, adalah soal Kesejahteraan dan Kesejahteraan Hati. Kita semua tahu bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi menjadi pahlawan tidak berarti harus menderita. Kesejahteraan guru dalam arti luas—baik finansial maupun mental—adalah fondasi utama untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat. Kita ingin guru-guru kita mengajar dengan hati yang senang, bukan karena terpaksa.
Ketiga, adalah Penguatan Karakter. Kita tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademis, tetapi juga manusia berintegritas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Inilah mengapa sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan sangat vital, sebagaimana tertuang dalam visi besar kita bersama .
Oleh karena itu, forum "Pekalongan Edu-Summit" hari ini adalah jawaban atas tantangan tersebut. Kita tidak ingin kebijakan dibuat di balik meja tanpa tahu realita di lapangan. Karena itu, Bapak Saya hadir di tengah-tengah bapak dan ibu sekalian, untuk mendengar langsung, untuk berdiskusi, dan untuk bersama-sama merumuskan solusi. Jangan pernah segan untuk menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan riil di sekolah masing-masing, karena perubahan besar selalu dimulai dari satu ide hebat dan sosok guru yang berani melangkah di baliknya .
Selasa, 23 Juni 2026
Kajen, 15 Juni 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan Jambore Kesetaraan tahun 2026, yang di selenggarakan pada tanggal 12 - 14 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Linggo Asri Kecamatan Kajen - Kabupaten Pekalongan, pada jambore tahun ini merupakan rangkaian kegiatan dalam bentuk perkemahan yang di laksanakan selama 3 hari dengan melakukan serangkaian kegiatan perkemahan dan lomba-lomba yang di ikuti oleh seluruh perserta jambore. ada 6 lomba yang di gelar yaiitu : Lomba Orasi Kebangsaaan Putra dan Putri, Lomba Menyanyi bersambung Putra dan Puri, lomba poster Putra dan Puri , lomba hasta karya Putra dan Puri, lomba yel-yel Putra dan Puri serta lomba Tutor paket A dan Paket B tujuan diadaknya Jambore adalah mengasah dan menambah pengetahuan, ketrampilan, dan karakter peserta didik tidak saja melalui kegiatan di dalam ruangan tetapi juga di luar ruangan. Oleh sebab itu, jambore kesetaraan ini menjadi penting dalam rangka membekali peserta didik khusunya peserta didik kesetaraan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik kesetaraan baik kejar paket B maupun C.
Senin, 15 Juni 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Kholid, menjelaskan bahwa PKD tahun ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Beragam kegiatan turut meramaikan acara, seperti workshop dan pementasan sintren massal, lomba dalang anak, lomba menggambar dan mewarnai, hingga pameran seni budaya dan ekonomi kreatif.
“Kami ingin memastikan generasi muda mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa melupakan akar budaya yang menjadi identitas mereka,” ungkap Kholid.
Ia juga menyampaikan sejumlah capaian daerah, di antaranya keberhasilan SMP Negeri 2 Kajen meraih Juara 1 Nasional Sekolah Adiwiyata, serta penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik di Jawa Tengah dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah warisan budaya yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, meliputi Seni Sintren, Apem Kesesi, Seni Gendhuwangan, Tata Rias Pengantin Srimpi Priyayi, serta tradisi Selamatan Giling Tebu PG Sragi.
Usai pembukaan, Plt Bupati bersama jajaran Forkopimda meninjau berbagai stan pameran yang menampilkan produk unggulan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pelestarian budaya sekaligus menggerakkan potensi ekonomi kreatif daerah
Jumat, 1 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan menggelar penganugerahan apresiasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tingkat Kabupaten Pekalongan serta Penghargaan Mabigus dan Pembina Pramuka Berprestasi Kwarcab Kabupaten Pekalongan Tahun 2026.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, didampingi Forkopimda dalam acara yang diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kajen. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 terdiri dari penghargaan Dedikatif Guru TK, Dedikatif Pendidik PAUD (KB/TPA/SPS), Dedikatif Guru SD, Dedikatif Guru SMP, Dedikatif Kepala TK, Dedikatif Kepala Satuan PAUD (KB/TPA/SPS), Dedikatif Kepala SD, Dedikatif Kepala SMP, Dedikatif Pengawas TK/SD/SMP, serta Transformatif Pengawas TK/SD/SMP dan penghargaan di bidang kepramukaan meliputi Pembina Pramuka Berprestasi tingkat SD/MI dan SMP/MTs, serta Mabigus Berprestasi tingkat SD/MI dan SMP/MTs.
penganugerahan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur atas peringatan Hardiknas sekaligus upaya melestarikan kebudayaan daerah.
Jumat, 1 Mei 2026