MAPSI tahun 2025
https://www.instagram.com/dindikbud.pekalongankab/
MAPSI tahun 2025
https://www.instagram.com/dindikbud.pekalongankab/
Sanggar Seni Madukara Kabupaten Pekalongan menggelar Parade Dalang Anak dan Remaja dalam Rangka Hari Wayang Nasional Tahun 2026 yang di ikuti 33 Siswa Pedalangan, Karawitan, Penari dan Pesinden
di Lapangan Tanah Kapling Desa Lemahabang ( Jl Raya Lemahabang – Dororejo) pada Rabu, 4 Nopember 2026
Adapun rangkaian cara yang di gelar adalah sebagai berikut :
- Pameran koleksi wayang sanggar seni madukara serta pengenalan wayang dan gamelan untuk pelajar. Fragmen pagelaran wayang golek cepak lakon “Dumadine Kutha Pekalongan” versi babad
- Pembukaan parade dalang anak dan remaja dengan menabuh gong oleh Plt Bupati Pekalongan dan penyerahan secara simbolis piagam penghargaan peserta Parade Dalang Anak dan Remaja
- Pagelaran wayang kulit lakon “anak Anung Anindhita” kolaborasi 10 dalang anak (usia SD dan SMP) diiringi karawitan anak dan sinden sanggar seni madukara
- Penampilan karawitan MGMP Bahasa Jawa Kab. Pekalongan
- Pagelaran wayang kulit lakon “Wisanggeni lahir” kolaborasi 6 dalanag anak dan remaja diiringi karawitan sanggar seni madukara.
Rabu, 4 November 2026
Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka menumbuhkembangkan kecintaan siswa terhadap lingkungan sekitar dan hasil-hasil budaya yang terdapat di dalamnya bermaksud menyelenggarakan kegiatan Lawatan Sejarah Kabupaten Pekalongan yang diperuntukan bagi siswa dan siswi SMP se- Kabupaten Pekalongan.
Obyek yang diambil dalam kegiatan ini adalah seputar peninggalan Hindu di Rogoselo berupa Kawasan Cagar Budaya “Baron Sceber” dan sistus “Watu Bahan” di Lemahabang, keduanya berada di wilayah Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.
Kedua obyek lawatan sejarah tersebut dilatarbelakangi oleh :
Di wilayah Kabupaten Pekalongan bagian selatan, terutama Kecamatan Doro banyak didapati situs/Kawasan yang diduga cagar budaya yang patut mendapatkan perhatian;
Terdapat situs geologi yang unik dan tidak semua wilayah mempunyai sumber belajar geologi, berupa Situs Watu Bahan;
Kedua situs ini mewakili kajian sejarah dan geografi yang dapat memperkaya pengetahuan siswa tentang lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang menyenangkan;
Situs Rogoselo dan Situs Watu Bahan terletak di wilayah yang dapat di jangkau dan ditempuh dalam waktu kunjungan
Selasa, 3 November 2026
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, melaounching Aplikasi SIP SEDAB ( Sistem Informasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Tedampak Bencana ) yang dilaksanakan Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan tanggal 19 Oktober 2026. SIP SEDAB dibuat sebagai bentuk komitmen dan langkah responsif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan. SIP SEDAB bukan sekedar sebagai aplikasi digital, melainkan sebagai solusi yang responsif yang dirancang untuk Menjamin keberlangsungan proses pembelajaran melalui materi pembelajaran yang dapat diakses meskipun dalam situasi bencana
Kamis, 22 Oktober 2026
🏆 SELAMAT & SUKSES! 🏆
Membanggakan! Muhammad Arzza Tri Saputra, siswa SMPN 2 Wonopringgo, berhasil meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. 🥇
Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, latihan, dan dedikasi yang luar biasa. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Pekalongan di tingkat provinsi.
Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Kabupaten Pekalongan untuk terus berkarya dan berprestasi. Teruslah melangkah, Arzza! 🔥✨
Senin, 28 September 2026
Kontingen Kabupaten Pekalongan mengikuti Jambore Tingkat Provinsi dengan baik serta berhasil meraih dua penghargaan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Kab. Pekalongan, para pembina, pendamping, peserta, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan semangat selama kegiatan berlangsung. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Non formal Kab. Pekalongan dan semangat kepramukaan di Kabupaten Pekalongan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam sikap, perkataan, maupun tindakan dari seluruh anggota kontingen. Semoga silaturahmi yang telah terjalin semakin erat Dan Dapat Meningkatkan Pendidikan Non Formal di Kab. Pekalongan
Minggu, 28 Juni 2026
PEKALONGAN EDU-SUMMIT 2026
FORUM DIALEKTIKA MUTU GURU TAHUN 2026
Tantangan besar dunia Pendidikan yang tidak bisa kita abaikan.
Pertama, adalah Revolusi Digital. Anak-anak didik kita adalah "digital native", mereka lahir di era teknologi. Pertanyaannya, apakah kita sebagai pendidik mampu beradaptasi dan tidak tertinggal oleh zaman? Transformasi digital bukanlah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan bagi kita semua .
Kedua, adalah soal Kesejahteraan dan Kesejahteraan Hati. Kita semua tahu bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi menjadi pahlawan tidak berarti harus menderita. Kesejahteraan guru dalam arti luas—baik finansial maupun mental—adalah fondasi utama untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat. Kita ingin guru-guru kita mengajar dengan hati yang senang, bukan karena terpaksa.
Ketiga, adalah Penguatan Karakter. Kita tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademis, tetapi juga manusia berintegritas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Inilah mengapa sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan sangat vital, sebagaimana tertuang dalam visi besar kita bersama .
Oleh karena itu, forum "Pekalongan Edu-Summit" hari ini adalah jawaban atas tantangan tersebut. Kita tidak ingin kebijakan dibuat di balik meja tanpa tahu realita di lapangan. Karena itu, Bapak Saya hadir di tengah-tengah bapak dan ibu sekalian, untuk mendengar langsung, untuk berdiskusi, dan untuk bersama-sama merumuskan solusi. Jangan pernah segan untuk menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan riil di sekolah masing-masing, karena perubahan besar selalu dimulai dari satu ide hebat dan sosok guru yang berani melangkah di baliknya .
Selasa, 23 Juni 2026
Sanggar Seni Madukara Kabupaten Pekalongan menggelar Parade Dalang Anak dan Remaja dalam Rangka Hari Wayang Nasional Tahun 2026 yang di ikuti 33 Siswa Pedalangan, Karawitan, Penari dan Pesinden
di Lapangan Tanah Kapling Desa Lemahabang ( Jl Raya Lemahabang – Dororejo) pada Rabu, 4 Nopember 2026
Adapun rangkaian cara yang di gelar adalah sebagai berikut :
- Pameran koleksi wayang sanggar seni madukara serta pengenalan wayang dan gamelan untuk pelajar. Fragmen pagelaran wayang golek cepak lakon “Dumadine Kutha Pekalongan” versi babad
- Pembukaan parade dalang anak dan remaja dengan menabuh gong oleh Plt Bupati Pekalongan dan penyerahan secara simbolis piagam penghargaan peserta Parade Dalang Anak dan Remaja
- Pagelaran wayang kulit lakon “anak Anung Anindhita” kolaborasi 10 dalang anak (usia SD dan SMP) diiringi karawitan anak dan sinden sanggar seni madukara
- Penampilan karawitan MGMP Bahasa Jawa Kab. Pekalongan
- Pagelaran wayang kulit lakon “Wisanggeni lahir” kolaborasi 6 dalanag anak dan remaja diiringi karawitan sanggar seni madukara.
Rabu, 4 November 2026
Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka menumbuhkembangkan kecintaan siswa terhadap lingkungan sekitar dan hasil-hasil budaya yang terdapat di dalamnya bermaksud menyelenggarakan kegiatan Lawatan Sejarah Kabupaten Pekalongan yang diperuntukan bagi siswa dan siswi SMP se- Kabupaten Pekalongan.
Obyek yang diambil dalam kegiatan ini adalah seputar peninggalan Hindu di Rogoselo berupa Kawasan Cagar Budaya “Baron Sceber” dan sistus “Watu Bahan” di Lemahabang, keduanya berada di wilayah Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.
Kedua obyek lawatan sejarah tersebut dilatarbelakangi oleh :
Di wilayah Kabupaten Pekalongan bagian selatan, terutama Kecamatan Doro banyak didapati situs/Kawasan yang diduga cagar budaya yang patut mendapatkan perhatian;
Terdapat situs geologi yang unik dan tidak semua wilayah mempunyai sumber belajar geologi, berupa Situs Watu Bahan;
Kedua situs ini mewakili kajian sejarah dan geografi yang dapat memperkaya pengetahuan siswa tentang lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang menyenangkan;
Situs Rogoselo dan Situs Watu Bahan terletak di wilayah yang dapat di jangkau dan ditempuh dalam waktu kunjungan
Selasa, 3 November 2026
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, melaounching Aplikasi SIP SEDAB ( Sistem Informasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Tedampak Bencana ) yang dilaksanakan Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan tanggal 19 Oktober 2026. SIP SEDAB dibuat sebagai bentuk komitmen dan langkah responsif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan. SIP SEDAB bukan sekedar sebagai aplikasi digital, melainkan sebagai solusi yang responsif yang dirancang untuk Menjamin keberlangsungan proses pembelajaran melalui materi pembelajaran yang dapat diakses meskipun dalam situasi bencana
Kamis, 22 Oktober 2026
🏆 SELAMAT & SUKSES! 🏆
Membanggakan! Muhammad Arzza Tri Saputra, siswa SMPN 2 Wonopringgo, berhasil meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. 🥇
Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, latihan, dan dedikasi yang luar biasa. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Pekalongan di tingkat provinsi.
Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Kabupaten Pekalongan untuk terus berkarya dan berprestasi. Teruslah melangkah, Arzza! 🔥✨
Senin, 28 September 2026
Kontingen Kabupaten Pekalongan mengikuti Jambore Tingkat Provinsi dengan baik serta berhasil meraih dua penghargaan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Kab. Pekalongan, para pembina, pendamping, peserta, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan semangat selama kegiatan berlangsung. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Non formal Kab. Pekalongan dan semangat kepramukaan di Kabupaten Pekalongan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam sikap, perkataan, maupun tindakan dari seluruh anggota kontingen. Semoga silaturahmi yang telah terjalin semakin erat Dan Dapat Meningkatkan Pendidikan Non Formal di Kab. Pekalongan
Minggu, 28 Juni 2026
PEKALONGAN EDU-SUMMIT 2026
FORUM DIALEKTIKA MUTU GURU TAHUN 2026
Tantangan besar dunia Pendidikan yang tidak bisa kita abaikan.
Pertama, adalah Revolusi Digital. Anak-anak didik kita adalah "digital native", mereka lahir di era teknologi. Pertanyaannya, apakah kita sebagai pendidik mampu beradaptasi dan tidak tertinggal oleh zaman? Transformasi digital bukanlah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan bagi kita semua .
Kedua, adalah soal Kesejahteraan dan Kesejahteraan Hati. Kita semua tahu bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi menjadi pahlawan tidak berarti harus menderita. Kesejahteraan guru dalam arti luas—baik finansial maupun mental—adalah fondasi utama untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat. Kita ingin guru-guru kita mengajar dengan hati yang senang, bukan karena terpaksa.
Ketiga, adalah Penguatan Karakter. Kita tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademis, tetapi juga manusia berintegritas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Inilah mengapa sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan sangat vital, sebagaimana tertuang dalam visi besar kita bersama .
Oleh karena itu, forum "Pekalongan Edu-Summit" hari ini adalah jawaban atas tantangan tersebut. Kita tidak ingin kebijakan dibuat di balik meja tanpa tahu realita di lapangan. Karena itu, Bapak Saya hadir di tengah-tengah bapak dan ibu sekalian, untuk mendengar langsung, untuk berdiskusi, dan untuk bersama-sama merumuskan solusi. Jangan pernah segan untuk menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan riil di sekolah masing-masing, karena perubahan besar selalu dimulai dari satu ide hebat dan sosok guru yang berani melangkah di baliknya .
Selasa, 23 Juni 2026